Minggu, 12 November 2017

sama-sama menghalang

Aku
Selalu menjadi
Sebuah tanggul

Di mata dia
Yang bagiku
Harusnya menjadi
Tangguh

Minggu, 29 Oktober 2017

janji, batu,

Tapi aku telah berjanji
Tidak akan melepaskan

Jika belum menatap
Merengkuh
Mengumpat

Mematikan,
perasaann.

Rabu, 13 September 2017

mungkin ini sajak

Aku perlu merendahkan gengsiku
Agar bisa kulimpahkan rindu ini pada sajakku
Untuk mengawetkan kenangan denganmu
Tapi otakku terlalu kaku
Memilih menyimpan rupamu
Dalam bisuku

Ingin sekali membuat sajak tentangmu
Lalu ku pamerkan, dan berkata "hei, inilah bukti rinduku"
Rindu yang selalu datang mengganggu
Jadi aku ingin sekali menuliskan kamu
Karena rindu ini seperti setan.
Membelenggu otakku
Membakukan hatikku
Yang selalu akan berpulang padamu.

Yah, pada akhirnya;
" hei, ini sajakku. Bukti rinduku padamu, Sialan "

Rabu, 02 Agustus 2017

paralisis

Telinga tuli
Mata buta
Bibir bisu

Inderanya sudah hancur


Sibuk menunggu otak untuk mencerna bencana
untuk otak segera berikan perintah pada indera
Dimana dewi fortuna?
Otakpun malah lumpuh.

Rabu, 19 Juli 2017

selamat tinggal, luka


Sudahkah kuberi tahu bahwa kau merupakan seorang penyembuh?
Pada hari itu ialah finalku untuk menyudahi sedih
Hari dimana aku berjalan menyeberangi luka
Dengan kau yang berdiri di seberang sana. Mematung.

Benar,
Kau hanya diam.
Namun hebatnya kau bisa menyembuhkan kemurungan ini
Bayangkan jika kau melakukan sesuatu pada saat itu
Aku yakin akan menjadi manusia paling bahagia di bumi ini.

Bayangkan lagi jika pada saat itu,
Kau berdiri dengan tangan yang terulur padaku
lalu, aku menangkapnya
Selanjutnya kita akan berjalan menyusuri lautan luka itu
Dengan pandangan merendah;
Kita tidak akan pernah lagi berendam di lautan itu.

Selasa, 18 Juli 2017

setidaknya saya tidak perlu menghapusnya.
dari dulu dia telah memudar.

a life


looks like were all captive behind these rusty prisoner whose trying to flee, fading and breaking those rusted iron.
But those damn rusty prisoner was already have their own fates; to never be shattered no matter how hard the captives trying.
And you know, what the other people out there were sayin?
“keep trying!”
“try even if its you’ll be bleeding, dying.”
“try even you were already die!”
“try!”
Thought they were helping those captives
But no, they’re only make it worse.
Those damn instigators appear like an angel who comes with that magic words.
But its fuckingnot  helping.
They're just saying.
When they know they can do something better.

seperti merindukan masa-masa sunyi itu;

dimana kagum tak tersampai
memuja tiada tersadar
impian tak tergapai
rasa yang tiada kadar
cinta tak terurai

dimana lebih memilih diam
sementara manusia itu berputar mengendarai arusnya
tak bergerak, hanya mengamatinya
lalu terbawa arusnya dengan bungkam
 

namun masa itu telah berlalu
aku telah memiliki inginku
tapi, harus kuapakan inginku nan sendu ini?

sosok bocah yang berumur lima tahun
berdiri kaku di bibir pantai
memandang jauh pada ombak
yang sedang berlari mengejarnya
untuk direkrut menjadi bagian dari laut.

imajinasinya

namun ombak memperoloknya
dari jauh terlihat berlari mengejarnya
mendekat, semakin mendekat
kecepatannya mulai memudar

mulai menghampiri ujung kakinya
hanya menghantarkan perasaan terhanyut
hanya rasa
tidak nyata

ah, seperti inlah rupanya hidup.


Di tahun baru itu
Terlalu ramai
Aku tersesat
Gemerlap dimana-mana
Bintangku masih menggenggam mataharinya
Panas, Panas, Terbakar

Bintangku yang kurang ajar
Padahal hari itu gelap
Ia berada disampingku
Namun otak sucinya masih dililiti oleh matahari
Harusnya ia bersamaku,
Bersama Bulan,
Sepenuhnya.

Apa maumu?

pertengahan samudera



Tidak tahu lagi,
Harus ke arah mana lagi kulayarkan kapal ini
Kita sedang berlayar, sayang
Entah akan berlabuh di tempat yang sama
Aku tidak bisa memastikan
Dan kamu, dengan sopannya, tidak mau tahu.
Aku harus kemana?
Kita harus kemana?
Ikuti aku, karena kamu tidak bergerak
Tapi kamu benarlah, tidak mau melakukan apa-apa.
Dan aku bukanlah seorang kapten, sayang.

Jangan lupa bahwa aku masih mengingat penonton pelayaran kita ini
Yang memandang sengit
Berharap sekali salah satu dari kita akan jatuh dan tenggelam di samudera ini

Jumat, 23 Juni 2017

I've tried so hard not to pour all of my own sins to my universe.
He dont deserve my mourn

Rabu, 14 Juni 2017

Sabtu, 22 April 2017

dan semuanya menghadang, tidak. dia tidak benar. Tidak, dia tidak pantas.

Wahai otak-otak dikepala kamu-kamu yang masih berkerja, kalian kira aku tidak pernah berfikir seperti itu?

Tapi otakku telah berkeja lebih keras daripada kamu kamu yang hanya menjadi penonton.

Aku, mungkin, tahu apa yang benar dan pantas untuk keberlangsungan ceritaku.

Senin, 03 April 2017

sudah kukatakan
anda bukan dia.
yang di imajinasi

dia ilusi
rupa yang menduplikatimu
dan
tingkah laku yang berbanding terbalik

karena aku
penciptamu, ilusi.