Senin, 06 Agustus 2018

tenang, katanya.

TENANG. kamu masih bisa bernafas. Katamu di ujung hutan.

Lalu aku berlari dalam seeonggok air lautan manis
Menembus hutan, memakan dedaunan yang asin.

Lalu aku telah sampai di hadapan penenangku

Namun nafasku telah habis.

Aku hilang,
dengan tidak tenang..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar