Apapun kau menyebutnya, aku tetap menganggap ini permainan.
Kepada segala ombak yang kau pasang surutkan. Aku terheran.
Kau perintahkan aku untuk kendalikan mereka?
Bukankah benar ini sebuah permainan?
Aku tidak akan lagi mengendalikan ombak ini.
Ragaku tidak lagi sepadan, sukmaku tidak lagi setara.
Selantang apapun kau teriakkan dari penghujung batu besar itu.
"Ini bukan permainan!"
Aku akan masih tetap menyebutnya "ini benarlah permainan!"
Hidupku tidak lagi selaras
Kau tahu, kau memiliki tenaga itu.
Mengembalikan ketidaksepadananku.
Hentikan pasang surut ombak ini.
Berlabuhlah denganku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar