Minggu, 19 Januari 2020

empat dinding yang kau buat runtuh

Jadi selama ini, dinding yang aku bangun menjulang dengan batu bata yang tersusun rapi itu telah rapuh.

Ini terjadi, semenjak dinding yang kubanggakan ini telah kubongkar satu batu batanya dengan bantuanmu agar kau bisa masuk.

Kau terlalu banyak bertingkah di dalam ruang dindingku, ia tidak bisa menahanmu lagi.
Menginginkanmu untuk tidak disana lagi. 
Dengan merapuhkan kekokohannya.



----
SOOO, I decided to put my assignment to this platform (yas, that 14 poem yang aku post di hari yang sama ini sbnrnya adalah tugas semester tigaku ahhaha)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar