Minggu, 19 Januari 2020

katanya, dia selalu salah.

Katanya, dia segumpal kesalahan yang tidak memiliki harapan. Dengan segala usahanya yang tidak akan kau temukan makna. Dia tidak memiliki harapan. Tidak, dia memiliki harapan. Namun tidak ada yang bisa melihatnya, termasuk benaknya sendiri. Kesalahanlah yang selalu memberinya ruang untuk pengakuan; dia salah, dia salah, dia salah. Hanya salah yang pantas menjadi jati dirinya. Harapannya, adalah salah.

Katanya, kehidupannya bukan mengikuti petuah orang tua. Kehidupannya, mengikuti harapan yang ada di benaknya. Salah.
Katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar