Minggu, 16 November 2014

Menghilang



kau selalu menggenggam telepon genggammu
tidak pernah menggenggam tanganku

kau selalu berbicara dengan telepon genggammu
tidak pernah berbicara denganku

kau selalu memperhatikan perusahaanmu
tidak pernah memperhatikan air mata di wajahku

kau bermain dengan permainan di telepon genggamu
tidak pernah bermain denganku

kau selalu berkorban untuk orang lain
tidak pernah berkorban untukku

kau selalu berdoa untuk kesuksean perusahaanmu
tidak pernah berdoa untukku

kau selalu memperhatikan perkembangan dunia
tidak pernah meperhatikan keadaanku

kau tidak pernah meninggalkan rumah tanpa telepon genggam
Namun dengan mudahnya meninggalkanku

kau lebih menuruti perkataaan pemimpinmu
tidak pernah mendengar perkataanku

Kau selalu takut kehilangan pekerjaan
apakah kau takut kehilanganku

Kau tidak pernah meninggalakn komputermu
Dan kau selalu meninggalkanku

Apakah kau menyadari kebaradaanku disini?
Begitu banyak yang ingin kusampaikan, begitu kau telah menghilang.
Selamanya.
---------
ah, well my dad is the best man ever, fyi. He's not available on these poem. 
tidak selamanya sebuah tulisan menggambarkan keadaan asli si pembuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar