kau
selalu menggenggam telepon genggammu
tidak
pernah menggenggam tanganku
kau
selalu berbicara dengan telepon genggammu
tidak
pernah berbicara denganku
kau
selalu memperhatikan perusahaanmu
tidak
pernah memperhatikan air mata di wajahku
kau
bermain dengan permainan di telepon genggamu
tidak
pernah bermain denganku
kau
selalu berkorban untuk orang lain
tidak
pernah berkorban untukku
kau
selalu berdoa untuk kesuksean perusahaanmu
tidak
pernah berdoa untukku
kau
selalu memperhatikan perkembangan dunia
tidak
pernah meperhatikan keadaanku
kau
tidak pernah meninggalkan rumah tanpa telepon genggam
Namun
dengan mudahnya meninggalkanku
kau
lebih menuruti perkataaan pemimpinmu
tidak
pernah mendengar perkataanku
Kau
selalu takut kehilangan pekerjaan
apakah
kau takut kehilanganku
Kau
tidak pernah meninggalakn komputermu
Dan
kau selalu meninggalkanku
Apakah
kau menyadari kebaradaanku disini?
Begitu
banyak yang ingin kusampaikan, begitu kau telah menghilang.
Selamanya.
---------
ah, well my dad is the best man ever, fyi. He's not available on these poem.
tidak selamanya sebuah tulisan menggambarkan keadaan asli si pembuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar