a/n: gausah baca. serius. ini bukan apa-apa. kalau masih keukeuh siap siap nyesel. i've warned ya.____.
---
Aku masih ingat senyumnya,senyum yang menawan..
Masih teringat ketika pertama kali aku melihatnya,tepatnya, senyumnya.
Ketika aku dan Annie memasuki gerbang sekolah, dan tatapanku
terpaku pada sosok itu. Sosok yang menawan, dia berjalan berlawan
arah dengan ku dan Annie. Ketika dia tepat didepanku, tepatnya didepan aku
dan Annie, dan dia tersenyum.
Ya, paru-paruku seperti lupa bagaimana cara mengambil oksigen,
kaki-kaki ku seperti jelly yang sangat kenyal, dan bibirku melupakan
tugasnya untuk menutup lagi, karena aku membalas senyumnya yang kukira
senyum itu untukku..
"Hai, Annie."
"Oh, hai Nick!"
Dan ternyata senyum itu bukan untukku.
Bitch.
--
syudah kubilang, kan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar